Syarat dan Ketentuan

Calon member INFOUSAHA.biz.id harus membaca, memahami dan menyetujui perjanjian berikut ini sebelum memutuskan untuk menjadi Advertiser ataupun Publisher bagi INFOUSAHA.biz.id Sebaliknya Anda harus tetap menyetujui perjanjian ini selama Anda menjadi member kami.

Publisher

  1. Publisher setuju menyediakan space pada websitenya untuk digunakan oleh Advertiser dalam melakukan sistem periklanan yang disediakan oleh INFOUSAHA.biz.id
  2. Publisher akan menerima pembayaran dari INFOUSAHA.biz.id setiap tanggal 5-10 pada tiap bulannya.
  3. Pembayaran akan ditransfer melalui rekening bank Anda apabila telah memiliki saldo pendapatan minimal Rp 10.000.
  4. Publisher disarankan menggunakan rekening BRI, BCA, Mandiri, BNI karena pembayaran dari INFOUSAHA.biz.id menggunakan rekening bank tersebut.
  5. Untuk setiap klik valid yang dihasilkan pada iklan teks, Publisher akan mendapatkan Rp 200,- (Dua ratus rupiah).
  6. Untuk setiap klik valid yang dihasilkan pada iklan banner, Publisher akan mendapatkan Rp 200,- (Dua ratus  rupiah).
  7. Jumlah klik yang dihasilkan ditentukan dari Unique IP Address Visitor. Untuk itu, iklan yang pernah diklik dari IP Address yang sama, tidak akan terhitung kembali beberapa waktu berikutnya.
  8. Jumlah iklan per halaman dalam satu blog maksimal adalah tiga buah.
  9. Publisher dilarang mensetting iklan INFOUSAHA.biz.id dengan menggunakan tanda-tanda tertentu dengan tujuan agar pengunjung web mengklik pada iklan tersebut.
  10. Publisher dilarang memberikan perintah/saran bagi pengunjung untuk mengklik iklan INFOUSAHA.biz.id.
  11. Publisher dilarang mengaburkan atau membuat iklan yang tampil dari INFOUSAHA.biz.id menjadi kurang jelas untuk dibaca.
  12. Publisher dilarang melakukan klik sendiri pada iklan INFOUSAHA.biz.id.
  13. Content web/blog tidak boleh hanya berisi iklan INFOUSAHA.biz.id saja atau sebagian besar berisi iklan INFOUSAHA.biz.id  (Harus ada kontennya).
  14. Publisher dilarang memasang tampilan iklan dengan menutupi sebagian atau seluruh content blog.
  15. Publisher dilarang memasang iklan yang bergerak mengikuti scrollbar.

Advertiser

  1. Iklan dari Advertiser akan dimasukkan dalam system periklanan yang disediakan oleh INFOUSAHA.biz.id apabila sudah membuat iklan di member area dan mengisi saldo iklan.
  2. Advertiser akan dikenai biaya Rp 300,- (Tiga ratus rupiah) atas setiap unique klik pada iklan teks. 
  3. Apabila saldo Advertiser habis maka secara otomatis iklan Advertiser tersebut tidak akan tampil di jaringan INFOUSAHA.biz.id
  4. Advertiser akan dikenai biaya Rp 500,- (Lima ratus rupiah) atas setiap unique klik pada iklan banner. 

Umum

  1. INFOUSAHA.biz.id tidak memberikan jaminan bahwa member yang bergabung dengan layanan ini akan cepat mendapatkan penghasilan yang banyak.
  2. INFOUSAHA.biz.id berhak menolak publisher apabila isi dari websitenya mengandung unsure pornografi, SARA, ataupun materi yang melanggar hukum perdata dan pidana Indonesia.
  3. INFOUSAHA.biz.id berhak untuk tidak mengaktifkan account member apabila bukti pembayaran/transfer belum diterima pihak INFOUSAHA.biz.id
  4. INFOUSAHA.biz.id berhak untuk mensuspend/mendelete account member apabila terbukti melakukan kecurangan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  5. Fee member yang tidak memenuhi syarat ditransfer, tidak aktif atau tidak mencapai untuk diganti beli pulsa dalam jangka waktu yang sangat lama bahkan tidak aktif, akan disosialkan.
  6. Tiap user tidak diperbolehkan mendaftar lebih dari 1 account.
  7. Seluruh isi/materi iklan di luar tanggung jawab pengelola INFOUSAHA.biz.id

Begitu pelanggan mendaftarkan diri di form registrasi INFOUSAHA.biz.id dan telah menjadi member INFOUSAHA.biz.id maka seluruh peraturan di atas telah berlaku untuk member tersebut. Syarat & Aturan ini dibuat seadil mungkin bagi INFOUSAHA.biz.id, Publisher, dan Advertiser. Namun demikian, Syarat & Aturan ini bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi. Pelanggaran atas Syarat & Aturan ini berakibat account akan disuspend/diblokir dari member INFOUSAHA.biz.id  tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.